Senin, 16 Agustus 2010

Sekolah Para Binatang

Para orang tua dan guru, Syahdan di tengah-tengah hutan belantara Sumatera berdirilah sebuah sekolah untuk para binatang dengan status “disamakan dengan manusia”, sekolah ini dikepalai oleh seorang manusia.

Karena sekolah tersebut berstatus “disamakan”, maka tentu saja kurikulumnya juga harus mengikuti kurikulum yang sudah standar dan telah ditetapkan untuk manusia.

Kurikulum tersebut mewajibkan bahwa untuk bisa lulus dan mendapatkan ijazah ; setiap siswa harus berhasil pada lima mata pelajaran pokok dengan nilai minimal 8 pada masing-masing mata pelajaran.

Sabtu, 31 Juli 2010

Memaknai Kembali Arti Sukses

Tidak diragukan lagi bahwa setiap orang tua pasti ingin anaknya menjadi orang yang sukses, namun sukses yang seperti apa...? inilah yang seringkali membedakan antara satu orang tua dengan orang tua lainnya dalam memaknai arti sukses bagi anaknya. 

Jumat, 23 Juli 2010

Benarkah Pengajaran CALISTUNG pada Usia Dini?

Menurut penelitian ilmiah, secara global kemampuan otak manusia yang berkaitan pembelajaran terbagi menjadi tiga hal besar. Pertama adalah kemampuan kreatif, kedua adalah kemampuan berfikir/nalar, dan ketiga adalah kemampuan mengingat.

Dari ketiga kemampuan ini, kemampuan mengingat merupakan kemampuan alami yang bersifat pelengkap, sementara kemampuan kreatif dan berpikir merupakan kemampuan utama dan vital yang akan membantu anak untuk mencapai sukses di kehidupannya kelak.

Keberhasilan hidup seseorang lebih banyak ditentukan oleh kemampuan kreatif dan berpikirnya ketimbang kemampuan mengingatnya, atau dengan kata lain kemampuan mengingat (short term memory) hanya pelengkap saja.

Namun sayangnya yang terjadi pada sistem pendidikan kita malah sebaliknya. Sejak dini anak-anak sudah dipaksa untuk bisa CALISTUNG, yang sesungguhnya hanyalah sebuah proses untuk mengembangkan kemampuan mengingat jangka pendek (short term memory learning).

Kamis, 08 Juli 2010

Bunda Tolong Mandikan Aku Sekali Saja, Please...?!

Bunda tolong mandikan aku sekali saja, please...?!
Oleh     : Ayah Edy (Penggagas Program Indonesian Strong from Home)
Sumber : www.ayahkita.blogspot.com

Dewi adalah sahabat saya, ia adalah seorang mahasiswi yang berotak cemerlang dan memiliki idealisme yang tinggi. Sejak masuk kampus, sikap dan konsep dirinya sudah jelas: meraih yang terbaik di bidang akademis maupun profesi yang akan digelutinya. ''Why not to be the best?,'' begitu ucapan yang kerap kali terdengar dari mulutnya, mengutip ucapan seorang mantan presiden Amerika.

Selasa, 06 Juli 2010

Mendidik Anak Menjadi Cerdas dan Berbakat


Sebagai orang tua masa kini, kita sering menekankan agar anak kita berprestasi secara akademik disekolah, kita ingin mereka menjadi seorang juara dengan harapan ketika dewasa mereka bisa memasuki Perguruan Tinggi yang bergengsi.